KELABU TAK SELAMANYA KELABU
Kupandang pelangi dari
jendela mata tak berkedip
Warna warni bukan goresan
pensil berlatar asri menjulang tinggi
Setengah lingkaran terlukis tanpa jangka seakan dunia yang
termilikinya
Burung burung riang terbayang indahnya negeri tetangga
Ku menunduk oh negeriku
Lantai kelabu sembunyi debu membuat pilu
Kaca jendela rompang tak
berselambu
Angin menerobos kadang
menambah flu
Aku tetap tersenyum walau
sebenarnya pilu
Sekolah dan negeriku
kelabu dan berdebu
Bocah bocah ini bibit bibit unggul butuh
dipacu
Berkubang warna kelabu
Kataku dalam hati
Guru mengapa sekolah dan
negeri ini kelabu ?
Berapa waktumu sehari apa
yang terjadi ?
Kalau hanya rupiah yang
kau nanti lelah tanpa arti
Guru , agar senyummu
bermakna
Semikan batang cinta penuh
bahagia
Rasakan cukup apa yang
kau terima
Tidak minta kepada selain-NYa
Guru
Agar senyummu mekar
sepanjang hari
Jadilah diri sendiri mengukir
prestasi
Mandiri
Bening
Impikan emas menaburi bumi
Guru
Lihatlah cahaya baru
Kelabu tak bermakna
kelabu
Bocah bocah kan
menyalakan cahaya di hatimu
Bersama senyum dan
lukisanmu kan terhapus warna kelabu
Sekolah dan negeriku
bagai pelangi di matamu
Husnul
#antologipendidikan

No comments:
Post a Comment