SENJA MENJELANG MALAM
Rona
senyummu di kala musim kemarau indah memancar
Semua
mata memandang pertanda rizki kan datang
Panas
menyengat pancaran energi merasuk dalam seluruh jiwa
Beraturan beredar dalam lintasan kepastian hingga senja
kan menjelang
Mentari
condong hingga bersinar pelan di ufuk barat sana
Semburat
kemerahan beriring makhluk halus ramai berkeliaran
Meminta
pintu rumah jangan terbuka nanti bisa mereka bersinggasana
Anak
Adam di anjurkan berlindung pada Sang Pencipta mmpung hari masih senja
Senja
Kesempatan
insan lemah berkemas
Menata
perangkat untuk lega bernafas
Melepas
maksiyat berubah bisa mendekat
Senja
tiba malam kan menjelang
Tak
mungkin lari dari kepastian
Sudahkah
kita siap menerima kehadiran malam?
Malam
yang terus meradang mengantarkan lepasnya mata memandang alam.
Malam
yang tak lagi ada mimpi indah
Malam
memutuskan canda, tawa juga kebebasan
Malam
yang tak lagi datang senja berulang
Malam
berteman dengan segala amal
Lombok
Timur, 19-04-2018

No comments:
Post a Comment