Blog Archive

Monday, April 9, 2018

BAHAGIA ITU PILIHAN


BAHAGIA  ITU PILIHAN
Happiness is a choice. You can choose to be happy. There’s going to be stress in life, but it’s your choice whether you let it affect you or not” (Valerie Bertinelli)

            Memilih merupakan keputusan yang tidak gampang. Ketika seseorang diminta memilih calon suami atau istri tentunya memerlukam pertimbangan yang matang. Demikian juga misalnya memilih jurusan dalam pendidikan, juga memilih pekerjaan yang tepat utuk seseorang. Maka Musyawaroh dan istiharoh adalah jalan terbaik dalam menentukan pilihan. Suatu saat terjadi pilihan untuk membeli rumah dengan alternatif  tempat baik dan harga terjangkau. Pilihan juga bervariasi karena BTN  banyak dibangun,  rumah penduduk juga ada yang dijual bingung kan mana yang harus dipilih. Musyawarah dengan keluarga dan orang orang yang dipecaya menjadi alternatif mendapatkan informasi yang diperlukan ditambah dengan sholat istiharoh yakin Allah memberitahukan sesuatu yang ada di balik itu semua sehingga mantab dan mndapatkan ketenangan. Sederhana   doanya tetapi hasilnya luar biasa.
            Salah satu  contoh yang bisa dilakukan adalah dengan  cara: berwudhu biasa, niat sholat  istiharoh dalam hati, dua rokaat biasa, baca doa dengan sungguh –sungguh. Belum kelar? ulangi dan ulangikelar deh.Tidak usah menungu mimpi ya  keputusannya karena kadang tidak layak orang macam kita dapat petunjuk lewat mimpi, tapi setidak-tidaknya  bisa plong mengambil keputusan.
            Menikmati pilihan dengan bersyukur. Bersyukur  merupakan wujud terimakasih atas segala yang diterimanya. Syukur terhadap  nikmat dioleskan dalam bibir dengan bersuara alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Syukur dilumurkan dalam hati dengan selalau berpikir positif penuh keyakinan bahwa yang diterima adalah hal terindah dan terbaik. Syukur nikmat dilekatkan dalam seluruh anggota tubuh sehingga motorik kita untuk berbuat kebaikan, untuk beribadah dimudahkan gerakannya  dengan segera dan bersungguh –sungguh. Bekerja juga slessai, sholat juga khusuk, menolong orang lain juga tanpa pamrih dan sebagainya.
            Mensyukuri rizki yang kita peroleh sangat banyak jalannya. Sehingga Allah cukupkan kebutuhan kita. Riski bukanlah berupa uang semata, tetapi bisa materi bisa non materi. Di pagi hari bangun tidur kita para  pencita Nabi Muhammad Saw  berdoa alhamdullahiladzi ahyaana bakda amatana wa ilaihinnusur artinya segala puji bagi Allah yang memberi aku hidup sesudah matiku dan kepada-Nyalah kita dibangkitkan...Emmmmhhhh suatu pepeling bahwa kita akan digiring pada suatu hari dengan istilah dibangkitkan... (dibangkitkan sesudah dalam penantian di alam kubur, yang gambarannya hadir tanpa selembar benangpun menutupi tubuh menghadap pada Sang Pencipta untuk menerima rapor masing masing).
  Masing masing diri sibuk dengan urusannya. semua penuh cemas dan harap untuk medapatkan konfirmasi seluruh aktivita kita selama hidup sesuai tidak dengan catatan amal yang dituls malaikat, kemudian kita mengiyakan dengan tak bisa mengelak sedikitpun. Harta mereka tidak lagi berguna, anak mereka tidak lagi berguna, jabatan juga tiada berguna, status sosial tidak ada lagi berguna. Hanya iman dan amal serta pertolongan  Penolong  (syafaat yang memberi syafaat)  yang menjadi bahan penilaian diri.
Oleh karena itu  pandai pandailah bersyukur secara nyata dan buanglah jauh debu dalam hati serta pikiran kita. Mintalah bantuan kepada yang Maha Membantu dan Maha kuat bukan sesama manusia atau makhluk yang lemah dan sama sama dinilai kelak. Sebutlah Dia setiap saat dan luangkanlah dengan desain untuk mengenalNya, bukan karena kebiasaan atau kepepet baru ingat Dia. Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus, tempat kita bersandar dan berusaha dan berkarya di dunia ini karena Dia dan juga UntukNya. Bukankah kekuatan terbesar hanya milikNya?
Pilihan keputusan yang tetapkan hari ini  merupakan keputusan yang akan dirasakan dampaknya pada waktu yang akan datang. Di masa lampau ada seorang kakek tua berusaha dengan susah payah menanam pohon kurma. Seseorangpun terheran dan mendekatinya kemudian bertanya,”Kek untuk apa kakek susah payah begini, toh kakek juga  belum tentu menikmati hasilnya nanti”. Kakekpun menjawab,” aku makan buah kurma ini bukan dari hasil tanamanku  tetapi  merupakan tanaman dari orang terdahulu? Maka  aku tetap menanam agar  mereka yang hidup sesudahku bisa menikmatinya”. Si penanya  merasa tertampar dan sadar bahwa yang diputuskan dan dikerjakan hari ini memiliki dampak yang luar biasa di kemudian hari. Dan kehidupan yang melingkupinya ada pengaruh dari upaya-upaya orang yang mendahuluinya.
Keputusan yang tepat mengantarkan pemiliknya menjadi bahagia. Hal ini  menjadi sebuah keharusan, karena dengan terpilihnya sebuah keputusan maka pemiliknya memulai  menjalankan keputusan guna mencapai tujuan dengn senang hati. Cotoh: ketika seseorang bingung untuk medapatkan pekerjaan, kemudian sudah musyawaroh dan istiharoh dia menemukan jawab memilih menikah degan calon pilihan maka berupaya keras untuk bisa memwujudkan keluarga bahgia sejahtera selmat dunia akhirat.  Yakin  masalah dan tantangan akan hadir sesuia kondisi kedaimaain yang dirasakan. Sedang damai barangkali aja muncul anggota keluarga yang membutuhkan perhatian, sedang nyaman rumah tangga kali aja da godaan tertentu sehingga menimbulkan tantangan untuk selalu bisa diselesaikan bersama. Keluarga tersebut baru senangnya menikmati suasana baru, bisa jadi  kondisi istri droup saat hamil dan seterusnya.  Saat bahagia dengan sikecil yang imut, ternyata suami harus banyak tugas luar kota, saat bener bener butuh kehidupan yang layak dan memang sudah ada ternyata Allah kasih ujian usaha yang dijalani tidak memberikan keuntungan.Apakah hal ini membut kebahagian menurun? tidak sikap dan upaya menghadapi tantangan sangat dibutuhkan sehingga kebahaga menjadi pilihan .
Bahagia tidak lepas dengan kondisi batin pada seseorang. Bahagia merupakan keadaan atau perasaan tenang dan tentram (bebas dari segala yang menyusahkan). Bahagia itu indah, menyenangkan dan memberi warna cerah dalam kehidupan. Bahagia kadang membuat  inspirasi baru untuk berbuat lebih banyak. Bahagia bisa digapai degan banyak hal dan dalam banyak kesempatan. Bahgia dapat datang karena unsur-unsur tertentu bagi seseorang. Dengan cara apapun manusia akan mengejarnya apabila membuat bahagia.
Bahagia biasanya diperoleh setelah melewati perjuangan. Perjuangan yang didasari keyakinan bahwa yang dikerjakan tidak sia-sia. Perjuangan itu dilakukan dengan sungguh-sungguh dan terarah menuju harapan. Perjuangan yang sepenuhnya berada pada kekuatan Allah yang Maha Perkasa yang tidak mengingari janjinya. Orang bahagia karena memperoleh upah, sebelumnya dia bekerja dengan susah payah. Orang menulis bahagia dapat royalti tetapi sebelumnya berpikir dan bekerja dengan dengan pengorbaan waktu tenaga  pikiran dan juga biaya. Kebahagiaan memperoleh harta karena tangannya sendiri berbeda dengan kebahagiaan yang menerima harta warisan  nenek moyang,
Kebahagiaan sejati itu seperti apa? Bahagia batin akan tercermin dalam kebahagiaan lahir, demikian juga sebaliknya. Sehingga kebahgiaan lahir dan batin bagai permukaan  sebuah  uang logam, tidak dapat dipisahkan. Kebahagian lahir dan batin inilah yang disebut dengan kebahagian sejati.
Kebahagian sejati seseorang adalah ketika sesorang yakin bahwa yang dilakukan itu Allah ridho. Mengapa? Secara batin dia yakin benar bahwa Allah mesti membalas dengan  kebaikan yang membuat pelakunya berbahagia. Meskipun ada orang yang memilih bahagia hari ini saja, ada yang memilih bahagia untuk kemudian hari ada juga uang memilih kedua duanya.
Beberapa berita langit meyakinkan kepada hamba yang meyakininya. Bahagia yang didasari iman  kepada Sang Pencipta (orang yang beriman= mukmin) akan melahirkan ketenangan dan kebahagian yang sebenarnya baik ketika di dunia maupun di akhirat. Kebahagiaan  seseorang terasa saat dia berada dalam ketaqwaan, sehingga hanya bisa melekat pada orang-orang yang bertaqwa. Sedangkan kebahagiaan sementara adalah kebahagiaan meraih kesuksesan dunia saja.
Hadits Riwayat Muslim menyebutkan,” Sesungguhnya mengagumkan urusan orang mukmin. Sesungguhnya segala urusannya menjadi baik, dan itu  tak kan terjadi  pada  siapapun  selain orang mukmin. Jika dia mengalami kesenangan, dia bersyukur, maka menjadi kebaikaan baginya. Jika dia terkena kesedihan, dia bersabar, maka akan menjadi kebaikan baginya.”Kesedihan itu juga menghapus  dosa dan kesalahan.”
Bahagia bukan berarti dituruti semua kemauannya. Tetapi diraih dengan perjuangan yang gigih hingga lulus uji. Mereka menjalani dengan tetap teguh walau dan istiqomah dalam kebaikan dan kebenaran.
Hadits Riwayat bukhari – Muslim,”Tidaklah orang mukmin ditimpa suatu  keletihan, penyakit, kecemasan, kesedihan, gangguan dan kesusahan, sampai duri yang menusuknya sekalipun, kecuali Allah menghapus dengannya  kesalahan –kesalahannya. Kesedihan dapat menjadi jalan menuju syurga,”
Surga itu dikelilingi hal hak yang tidak disukai, dan neraka itu dikelilingi hal hal yang menyenangkan,”(HR Al-Bukhari).
“Orang mukmin ( dengan  kematiannya) dia beristirahat dan keletihan dunia dan segala isinya yang menyakitkan, menujuRahmat Allah. Dan orang jahat (denga kematiannya), maka orang yang lainnya, seluruh negeri, pohon-pohon dan binatang binatang beristirahat dari gangguannya (HR Al Bukhari).


             


No comments:

Post a Comment

BERCERITA MENYENTUH BANYAK ASPEK

BERCERITA MENYENTUH BANYAK ASPEK Setiap orang tua yang sehat mendambakan putra putrinya memiliki masa depan yang cerah. Be...